Kamis, 14 Maret 2019

Kematian Tragis Dari Pasukan Abrahah ash-Shabbah al-Habasyi


                Ketika Abrahah ash-Shabbah al – Habasyi, wakil umum an Najasyi atas negeri Yaman melihat orang – orang Arab melakukan haji ke Ka’bah, dia membangun geraja yang amat megah di kota Shan’a. Agar orang – orang Arab mengalihlakan haji ke sana. Niat ini di denger oleh seorang yang berasal dari Bani Kinanah, dia secara diam-diam mengendap-edap pada malam hari dan menerobos masuk ke gereja tersebut, lalu melumuri kiblat mereka dengan kotoran. Ketika Abrahah mengetahuinya maka sertamerta dia mengerahkan pasukan besar yang kekuatannya sebanyak 60.000 personil menuju Ka’bah untuk membalasnya. Dia meneruskan perjalanannya hingga sampai di suatu tempat bernama al-Mughammas, di tempat itulah meraka bersiap – siap untuk menyerang Ka’bah. Akan tetapi ketika mereka sampai di Lembah Mahsir, tiba – tiba gajahnya berhenti dan duduk. Gajahnya tidak mau bergerak ke arah Ka’bah tetapi bila di arahkan ke timur,selatan,utara. Ia mau maju dan berlari kecil.

                Manakala mereka mengalami kondisi seperti itu, Allah ﷺ mengirimkan mereka burung – burung yang berbondong – bondong sembari menjatuhkan batu yang terbuat dari tanah yang terbakar. Lalu Allah ﷺ menjadikan mereka seperti denaunan yang di makan ulat. Lemparan baru tersubut mengenai mereka sehingga badannya hancur berkeping – keping dan binasa.Sedangkan Abrahah sendiri, Allah ﷺ mengirimkan kepadannya suatu penyakit di sendi jari – jari tangannya dan berjatuhan satu per satu. Sebelum sampai ke Shan’a, dia dadanya terbelah hingga jantungnya terlihat, untuk kemudian dia roboh tak bernyawa.

            Peristiwa tragis ini tersebar ke seluruh penjuru dunia yang ketika itu sudah maju, seperti pesia dan romawi yang merupakan negara maju dan berperadapan. Peristiwa tersebut juga mengundang perhatian dunia dan memberikan isyarat kepada mereka akan kemulian Baitullah. Jadi, bila adanya yang menyampaikan risalah ke nabian, maka hal inilah tujuan utama dari terjadinya peristiwa tersebut dan penjelasan hikmah terselubung di balik pertolongan Allah ﷺ terhadap kaum musyrikin melawan kaum mukminin dengan cara yang melampaui ukuran yang ada pada dunia bernuansa kausalitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar